Energipos.com/Terbarukan/Proyek

shadow

Pembangkit ET Mangkrak Bukan Karena Regulasi

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Dirjen EBTKE  Rida Mulyana membantah berita mangkraknya beberapa pembangkit energi terbarukan karena adanya peraturan menteri tentang tarif listrik pembangkit EBT dari IPP. Kedua hal tersebut tidak saling berhubungan. Hal ini disampaikan Rida di Jakarta (18/12). Menurut Rida, pada tahun  2017 Kementerian ESDM secara bertahap telah menganggarkan biaya perbaikan sebesar Rp. 8,9 miliar. Namun kegiatan perbaikan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena tidak ada rekanan yang berminat sehingga dinyatakan gagal lelang. "Untuk tahun 2018, kita anggarkan biaya perbaikan sebesar Rp. 17,68 miliar yang pelaksanaannya sedang dikaji melalui kerjasama swakelola sehingga tidak terjadi lagi gagal lelang" jelas Rida.  Anggaran perbaikan yang lebih besar, Rida melanjutkan dimaksudkan agar perbaikan 68 unit kegiatan EBT yang rusak dapat tuntas diselesaikan sehingga dapat segera dioptimalkan pemanfaatannya oleh masyarakat. Menurut Rida, objek audit BPK yang ramai diberitakan akhir-akhir ini adalah yang didanai oleh APBN. Jadi tidak ada kaitannya dengan investasi swasta yang dilakukan oleh Independent Power Producer (IPP). "Data tahun  2017 menunjukkan  dengan peraturan baru tentang tarif, telah ditandatangani 68 PPA (Power Purchase Agreement) pembangkit EBT. Tiga LoI (Letter of Intention) EBT baru saja ditandatangani minggu lalu di Paris" pungkas Rida. (bh)

Baca Juga