Energipos.com/Terbarukan/Proyek

shadow

Pemerintah Akan Perbaiki Pembangkit ET Yang Rusak

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Pemerintah akan memperbaiki pembangkit listrik energi terbarukan yang mengalami kerusakan. Pada tahun 2017, Kementerian ESDM  menganggarkan biaya perbaikan sebesar Rp. 8,9 miliar dan Rp. 17,68 miliar tahun 2018. Hal ini disampaikan Dirjen EBTKE Rida Mulyana dalam keterangan pers, Senin (18/12). Sejak tahun 2011 hingga 2017, Ditjen EBTKE telah membangun 686 unit pembangkit listrik EBT dengan nilai Rp. 3,01 triliun, tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Umumnya adalah daerah-daerah terpencil terisolasi, dan belum terjangkau aliran listrik PLN. Sumber pembiayaan kegiatan-kegiatan tersebut adalah dari APBN bukan investasi swasta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126 unit kegiatan senilai Rp. 1,044 Triliun belum diserahterimakan ke Pemerintah Daerah, dan 68 kegiatan diantaranya senilai Rp 305 miliar mengalami kerusakan ringan dan berat. "Sebanyak 55 unit senilai Rp. 261 miliar mengalami kerusakan ringan, yaitu diantaranya karena kapasitas produksi pembangkit listrik menurun dari kemampuan daya optimum tetapi masih beroperasi. Hanya 13 unit dengan nilai kegiatan Rp. 48,85 miliar yang mengalami rusak berat atau tidak beroperasi. Kerusakan berat itu diantaranya karena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan petir," ungkap Rida. (Bh)

Baca Juga