Energipos.com/Terbarukan/Korporasi

shadow

PLN Harus Beli Listrik dari Energi Terbarukan

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Biaya produksi listrik dari energi terbarukan khususnya dari panasbumi yang saat ini mahal tidak boleh menjadi alasan PLN untuk tidak menggunakan listrik dari energi terbarukan.

Demikian diharapkan oleh Supramu Santosa, pelaku bisnis energi panasbumi dan pemilik  PT Supreme Energy dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (12/1). Hal ini terkait dengan keengganan PLN untuk membeli listrik dari sumber energi terbarukan khususnya panasbumi dan “diingatkan” oleh Menteri ESDM agar merubah “attitude” dalam pemanfaatan energi terbarukan dan membeli listrik energi terbarukan sesuai ketetapan Pemerintah.  Penggunaan energi terbarukan sudah secara jelas ditargetkan dalam  Kebijakan Energi Nasional  (KEN)  sebesar 23% pada tahun 2025 yang mengikat Pemerintah untuk melaksanakan amanat KEN tersebut.  Sementara PLN merupakan pembeli  terbesar energi terbarukan, sehingga apabila PLN tidak menggunakan energi terbarukan tersebut secara konsisten dan bertahap maka berpotensi menyebabkan target energi terbarukan tidak tercapai.  Menurut Supramu, sesungguhnya ada tiga hal yang perlu dilakukan Pemerintah dalam mencapai target energi terbarukan tersebut.  Pertama, Pemerintah menentukan harga jual berbagai jenis energi terbarukan. Kedua, PLN diharuskan membeli listrik dari sumber energi terbarukan tersebut sesuai harga yang ditetapkan Pemerintah. Ketiga, Pemerintah memberi kompensasi kepada PLN atas harga jual energi terbarukan yang masih mahal tersebut yang bukan merupakan keputusan PLN sehingga PLN sebagai perusahaan tidak merugi atas penggunaan energi terbarukan tersebut (bh).

Baca Juga