Energipos.com/Terbarukan/Kebijakan

shadow

Trend Positif Pengembangan Energi Terbarukan Dunia

ENERGIPOS.COM, JAKARTA - Pengembangan energi terbarukan di tingkat global terus menggeliat dengan trend positif. Pada akhir tahun 2014, kapasitas terpasang pembangkit listrik dari sumber energi terbarukan di seluruh dunia  mencapai  1.829 Giga Watt (GW). Sebagian besar berasal dari pembangkit tenaga air ( atau sekitar 64% dari total kapasitas), namun  peran tenaga surya dan tenaga angin mulai meningkat pesat.   Yang lebih menggembirakan bahwa pada tahun 2014, kapasitas tambahan energi terbarukan di dunia merupakan yang tertinggi atau sekitar 133 GW dari biasanya sekitar 100 GW per tahun sejak 2011. 

Ketergantungan berbagai negara di dunia terhadap energi fosil telah menyebabkan meningkatnya emisi gas rumah kaca yang sangat berbahaya karena menyebabkan pemanasan global dengan berbagai dampak terhadap kelangsungan hidup manusia. Maka pilihan yang tersisa adalah memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dan memaksimalkan berbagai upaya efisiensi di berbagai sector.

Menurut laporan terbaru dari International Renewable Energy Agency (IRENA, 2015), China merupakan negara yang memiliki kapasitas terpasang tenaga air paling besar (26% total dunia) atau sekitar 301 GW dikuti oleh Amerika Serikat dan Brazil, sementara Indonesia masih sekitar 5 hingga 6 GW dari total potensi 75 GW. Sementara untuk tenaga matahari, Jerman masih yang terbeesar (21% total dunia) atau sekitar  38 GW, diikuti oleh China (28,1 GW) dan Jepang (23,3 GW).  Kemajuan pesat yang dialami Jepang dalam peningkatan kapasitas pembangkit tenaga matahari juga disebabkan tragedy PLTN di Fukushima. Untuk pemanfaatan panasbumi, Amerika Serikat masih yang terbesar atau sekitar 3,5 GW atau 28% kapasitas total dunia, diikuti oleh Filipina (1,9 GW) dan Indonesia (1,4 GW).

Dengan target energi baru terbarukan sebesar 23% dari total bauran energi primer pada tahun 2025, Indonesia harus bekerja keras untuk mempercepat pembangunan  berbagai pembangkit dari jenis energi terbarukan seperti panasbumi, tenaga air, tenaga matahari, biomas dan energi laut (bsr).

Baca Juga