Energipos.com/Terbarukan/Kebijakan

shadow

Baru Sebulan Harga Baru Ditetapkan, 40 Investor Ajukan Proyek PLTMH

“Sejak di tandatangani bulan Mei lalu sudah ada 40 perusahaan yang mengajukan ijin pembangunan proyek PLTMH,” ujar Rida Mulyana, Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) di Jakarta pekan lalu. Hal itu, menurut Rida Mulyana, menunjukan antusias pengusaha membangun dan menanamkan modal di bidang listrik mini hydro. Antusias itu antara lain dipicu semakin menariknya bisnis ini lantaran harga jual listrik yang dihasilkan semakin mahal. Bulan lalu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik telah merevisi Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang mengatur tarif listrik dari mikro hydro power. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan gairah investor. Permen bernomor 12 tahun 2014 yang merevisi Permen nomor 4 tahun 2012 itu tentang Harga Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Energi Terbarukan Skala Kecil dan Menengah atau Kelebihan Tenaga Listrik. Pada Permen nomor 4/2012 menyebutkan harga listrik PLTM sebesar Rp656 per kWh. Harga ini berubah menjadi Rp 1.075 per kWh pada Permen nomor 12/2014. Artinya ada kenaikan sebesar 64 persen. Harga ini adalah untuk tahun pertama hingga tahun ke delapan.(ris)

Baca Juga