Energipos.com/Terbarukan/Kebijakan

shadow

Kapasitas Pembangkit ET 2017 Naik 3,2%

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Pengembangan pembangkit energi terbarukan (ET) pada tahun 2017 mencapai sekitar 9,1 GW, naik 3,2% dari tahun sebelumnya atau tumbuh rata-rata 10% sejak tahun 2011. Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi,  capaian tersebut  merupakan bukti komitmen Pemerintah dalam mengembangkan ET.  "Energi terbarukan semakin menarik bagi investor, namun harga jual listriknya tetap harus kompetitif agar tarif konsumen tidak mahal" jelas Agung seperti dikutip dari laman Kementerian ESDM, Kamis (25/1). Menurut Agung, tren positif kontribusi pembangkit ET dimulai sejak tahun 2011 dengan kapasitas terpasang sekitar 5,16 Gigawatt (GW). Angka ini mengalami peningkatan pada tahun 2012, yaitu sebesar 5,48 GW atau naik 6,2%. Selanjutnya, pada tahun 2013, kontribusi EBT meningkat sebesar  menjadi 6,6 GW, tahun 2014 menjadi 7,5 GW,  tahun 2015 menjadi  8,4 GW dan tahun 2016 menjadi 8,8 GW. Sementara untuk tahun 2017, capaian total kapasitas pembangkit EBT meningkat sebesar 3,2% dari tahun sebelumnya atau setidaknya mencapai 9,1 GW. Dengan rincian, penyediaan pembangkit panas bumi adalah 1.838,50 MW, PLT Bioenergi sebesar 1.834 MW, PLT Mini/Mikro Hidro sebesar 203,02 MW, PLT Surya 89,48 MW, PLT Air sebesar 5.124,60 MW dan PLT Bayu sebesar 1,12 MW. (Bh)

Baca Juga