Energipos.com/Terbarukan/Kebijakan

shadow

Pemerintah Diminta Sediakan Kredit Bunga Rendah Untuk EBT

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-pengembangan energi terbarukan membutuhkan dukungan Pemerintah antara lain dalam bentuk kredit  bunga rendah kepada industri EBT lokal serta implementasi regulasi yang konsisten. Demikian disampaikan Halim Kalla dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta (22/12). Mengutip laman kantor Wakil Presiden, Wapres Jusuf Kalla menyatakan bahwa EBT menjadi satu-satunya pilihan untuk mengurangi emisi karbon dunia. Penggunaan EBT semakin tak terelakkan terlebih karena Indonesia telah menandatangani Perjanjian Paris.  yang mewajibkan negara-negara penandatanganannya untuk mulai mengurangi penggunaan batubara sebagai sumber energi pada tahun 2020. Pada pertemuan dengan KADIN tersebut Wapres mendengar berbagai keluhan tentang pengembangan industri EBT di Indonesia. "Faktor keekonomian menjadi salah satu isu utama dalam pengembangan EBT" ungkap Wapres. Kondisi ini menyebabkan pembangkit listrik di Indonesia saat ini masih menggunakan batubara yang dinilai lebih ekonomis. Dalam pertemuan tersebut,  Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengungkapkan bahwa Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, berusaha keras untuk mengatasi berbagai kendala itu dan mencatat semua keluhan yang disampaikan untuk ditindaklanjuti.  (bh, foto setwapres)

Baca Juga