Energipos.com/Terbarukan/Bisnis

shadow

Swedia Tertarik Kerjasama Pemanfaatan Sampah Menjadi Energi

ENERGIPOS.COM, BALIKPAPAN-Dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan, pemerintah swedia tertarik untuk menjajagi kerjasama dengan pemerintah untuk pengembangan sampah perkotaan menjadi listrik di kota Balikpapan. Hal itu disampaikan perwakilan pemerintah Swedia, Paul Westin dalam pertemuan dengan jajaran pemda Balikpapan di Balikpapan, Rabu (30/11). Hadir dalam pertemuan tersebut beberapa tenaga ahli dari Swedia, Kepala Biro Penanggulangan dan Pengawasan Energi Sekjen DEN, tenaga ahli Kementerian ESDM, dan jajaran pemda kota Balikpapan. Pada kesempatan tersebut, Dr. Saleh Abdurrahman dari Sekretariat Jenderal DEN menjelaskan bahwa kunjungan delegasi Swedia ini bagian dari upaya peningkatan kerjasama energi kedua negara. Pihaknya memfasilitasi Swedish Energy Agency untuk melakukan penjajagan kerjasama dengan kota Balikpapan untuk pengembangan sampah menjadi energi. Sementara itu Ragil dari Balitbang Kementerian ESDM menjelaskan hasil studi kelayakan yang mereka lakukan di TPA Manggar. Potensi sampah menjadi listrik di Balikpapan cukup potensial. Dengan jimlah sampah sekitar 300 ton per hari, apabila dengan menggunakan teknologi sanitary landfill dapat menghasilkan listrik antara 1-2 MW, sementara dengan anaerobic digester dapat mencapai antara 2-3 MW sedangkan dengan sistem pemanasan atau pembakaran dapat lebih dari 5 MW. "Jadi jumlah listrik yang dihasilkan  bergantung teknologi yang dipilih" ungkap Ragil. Menanggapi hasil studi tersebut, Robi Ruswanto, Asisten Walikota Balikpapan, menyampaikan harapannya bahwa pihak Swedia segera dapat melakukan investasi pemanfaatan sampah menjadi listrik di kota Balikpapan. (bh)

Baca Juga