Energipos.com/Terbarukan/Bisnis

shadow

2025, Biaya Investasi PLTS Diproyeksikan Turun Signifikan

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Kendala biaya yang saat ini masih menjadi penghalang pengembangan energi terbarukan dunia tidak lagi akan menjadi persoalan menyusul turunnya biaya rata-rata listrik yang dihasilkan oleh PLTS dan PLTB. Dalam studi yang dirilis oleh the International Renewable Energy Agency, minggu lalu, Levelized Cost of Energy (LCOEs) dari Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) pada periode 2015-2025 diproyeksikan akan turun masing-masing 59% untuk PLTS Fotovoltaik, 37% untuk Concentrated Solar Power (CSP) tipe Parabolic Trough Collector (PTC), 43% untuk tipe Solar Tower, 26% untuk PLT Bayu di darat dan 35% untuk PLT Bayu untuk lepas pantai (offshore). Studi tersebut juga menunjukkan sejak 2009, harga modul surya fotovoltaik dan turbin angin turun masing-masing 80% dan 30-40%. Proyeksi penurunan biaya pembangkitan PLTS dan PLTB ini merupakan angin segar bagi Pemerintah untuk mengejar target energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. (bh)

Baca Juga